9 Jenis Engsel Pintu dan Cara Memilihnya

9 Jenis Engsel Pintu dan Cara Memilihnya

Engsel pintu adalah perangkat keras yang penting yang menghubungkan pintu ke bingkai dan memungkinkan pintu berputar terbuka dan tertutup. Engsel bisa ditemukan pada hampir semua pintu di dalam dan di luar rumah Anda, mulai dari pintu masuk utama hingga pintu lemari obat di kamar mandi hingga gerbang ke halaman Anda. Engsel juga ditemukan pada berbagai wadah seperti peti penyimpanan dan kotak hiasan.

Ada berbagai macam engsel yang dirancang untuk berfungsi dengan cara yang berbeda untuk penggunaan yang lebih berat atau sesekali. Ada ratusan gaya dan variasi engsel, berikut ini adalah sembilan jenis engsel utama dan pertimbangan yang harus dipikirkan saat memilih yang terbaik untuk kebutuhan Anda.

Engsel Bokong (Butt Hinges)

Terbaik untuk: Pintu masuk, pintu kamar, dan pintu lemari

Engsel bokong terdiri dari dua pelat, atau daun, yang melekat pada knuckle dan pin sentral. Mereka adalah jenis engsel yang paling umum digunakan pada pintu masuk dan pintu kamar, serta beberapa pintu lemari.

Engsel ini terdiri dari dua pelat daun, satu dibiarkan di tepi pintu dan yang lainnya di jamb pintu. Dua pelat daun ini bergabung dan bersembunyi di antara pintu dan bingkai ketika pintu tertutup, sehingga yang terlihat hanya barel engsel yang berisi pin yang mencengkeram pelat daun engsel bersama.

Jenis engsel ini juga dikenal sebagai engsel mortise karena pelat daun engsel disorongkan ke dalam mortise yang dipotong ke pinggir pintu dan jamb pintu. Untuk penggunaan di dalam ruangan, engsel bokong biasanya terbuat dari baja; untuk pintu eksterior dan aplikasi outdoor, digunakan stainless steel.

Pintu Besi Minimalis 1 pintu, Alternatif Pintu Rumah

1. Engsel Bokong (Butt Hinges)

Terbaik untuk: Pintu masuk, pintu kamar, dan pintu lemari

Engsel bokong terdiri dari dua pelat, atau daun, yang melekat pada knuckle dan pin sentral. Mereka adalah jenis engsel yang paling umum digunakan pada pintu masuk dan pintu kamar, serta beberapa pintu lemari. Engsel ini terdiri dari dua pelat daun, satu dibiarkan di tepi pintu dan yang lainnya di jamb pintu.

Dua pelat daun ini bergabung dan bersembunyi di antara pintu dan bingkai ketika pintu tertutup, sehingga yang terlihat hanya barel engsel yang berisi pin yang mencengkeram pelat daun engsel bersama.

Jenis engsel ini juga dikenal sebagai engsel mortise karena pelat daun engsel disorongkan ke dalam mortise yang dipotong ke pinggir pintu dan jamb pintu. Untuk penggunaan di dalam ruangan, engsel bokong biasanya terbuat dari baja; untuk pintu eksterior dan aplikasi outdoor, digunakan stainless steel.

2. Engsel Rata (Flush Hinges)

Terbaik untuk: Pintu lemari dan kotak

Engsel rata merupakan tipe khusus dari engsel bokong di mana satu pelat daun engsel masuk ke dalam pemotongan pada pelat pengencang lainnya. Karena itu, hanya memerlukan satu mortise yang dipotong di pintu atau bingkai pintu, menawarkan teknik hemat tempat. Biasanya digunakan untuk pintu ringan, seperti pintu di lemari atau kotak hiasan.

3. Engsel Pegas (Spring Hinges)

Terbaik untuk: Pintu kamar

Engsel pegas adalah variasi dari engsel bokong, di mana pelat daun dan barel engsel dipasangi pegas logam yang menyebabkan engsel otomatis kembali ke posisi tertutup atau terbuka. Engsel ini biasa dipasang berkelompok tiga pada pintu yang lebih besar dan berat untuk memberikan kekuatan penutup yang cukup untuk pintu.

4. Engsel Tali (Strap Hinges)

Terbaik untuk: Pintu utilitas di gudang/lumbung/garasi

Engsel tali memiliki dua tali logam panjang yang terbuat dari baja, kuningan, atau perunggu yang dihubungkan oleh knuckle dan pin sentral. Tidak seperti engsel bokong, engsel tali memiliki pelat daun yang sepenuhnya terbuka ketika pintu tertutup.

Jenis engsel ini sering digunakan untuk aplikasi utilitas, seperti pintu di gudang dan garasi, meski engsel hias juga tersedia untuk kotak dan peti hias.

5. Engsel Kupu-Kupu (Butterfly Hinges)

Terbaik untuk: Pintu lemari, kotak, lemari

Engsel kupu-kupu(dirancang dengan dua pelat daun; pelat daun yang dihubungkan dengan knuckle dan pin tengah yang memungkinkan pintu terbuka sebanyak mungkin tanpa menghalangi.

6. Engsel Barelang (Barrell Hinges)

Terbaik untuk: Proyek kecil, kotak hias, atau perabotan

Engsel barelang terdiri dari dua pin berbentuk barelang yang dihubungkan oleh sambungan yang bisa berputar agar pintu bisa terbuka dan tertutup.

7. Engsel Piano (Piano Hinges)

Terbaik untuk: Proyek dengan penutup; di mana dukungan ekstra diperlukan

Engsel piano adalah engsel logam panjang yang dirancang untuk memberikan dukungan terus-menerus sepanjang panjang pintu.

8. Engsel Pivot (Pivot Hinges)

Terbaik untuk: Pintu lemari yang lebih berat

Engsel pivot dirancang untuk membantu pintu berayun ke kedua arah, sering digunakan untuk pintu lemari overlay atau pusat hiburan.

9. Engsel Gaya Eropa (Euro-Style Hinges)

Terbaik untuk: Perabotan kontemporer

Engsel gaya Eropa, juga disebut engsel tersembunyi, bisa ditemukan di sebagian besar perabotan kontemporer karena tersembunyi dan menciptakan estetika yang ramping.

Memilih Engsel Pintu yang Tepat

Banyak pemikiran dan lebih banyak pengukuran yang dilebihkan dalam memilih engsel pintu yang tepat untuk proyek. Ada beberapa aturan dasar, seperti engsel yang lebih tinggi akan menambah stabilitas dan pintu yang lebih tinggi atau lebih berat memerlukan lebih banyak engsel.

Berikut adalah FAQ mengenai 9 Jenis Engsel Pintu dan Cara Memilihnya:

Q: Mengapa penting mengetahui jenis engsel pintu yang berbeda?

A: Mengetahui perbedaan antara jenis engsel pintu membantu Anda memilih yang paling cocok untuk kebutuhan dan fungsi spesifik pintu Anda, baik itu pintu masuk, pintu kamar, pintu lemari, atau pintu garasi.

Q: Apa saja fungsi dari engsel bokong (butt hinges)?

A: Engsel bokong adalah jenis yang sering digunakan pada pintu masuk dan pintu kamar. Mereka merujuk pada jenis engsel di mana dua pelat daun engsel ditempatkan di tepi pintu dan jamb pintu. Bagian barel engsel yang berisi pin muncul ketika pintu ditutup.

Q: Apa perbedaan antara engsel rata dan engsel bokong?

A: Engsel rata merupakan jenis khusus dari engsel bokong di mana pelat daun engsel masuk dalam potongan pada pelat pelat lainnya, memerlukan satu mortise yang dipotong di pintu. Jenis ini biasanya digunakan untuk pintu yang lebih ringan, seperti pintu di lemari atau kotak hiasan.

Q: Fungsi dari engsel pegas adalah?

A: Engsel pegas adalah jenis engsel bokong yang dilengkapi dengan pegas logam, yang membuat pintu otomatis kembali ke posisi tertutup atau terbuka. Biasanya digunakan pada pintu yang lebih besar dan berat untuk memberikan kekuatan penutup yang cukup.

Q: Apa itu engsel pivot?

A: Engsel pivot dirancang untuk mendukung pintu berputar ke kedua arah. Jenis ini sering digunakan untuk pintu lemari overlay atau pusat hiburan.

Q: Apa kegunaan dari engsel piano?

A: Engsel piano merupakan engsel logam panjang yang memberikan dukungan sepanjang pintu atau penutup. Sangat berguna pada proyek di mana dukungan ekstra diperlukan.

Q: Bagaimana cara memilih engsel yang tepat untuk proyek saya?

A: Pemilihan engsel yang tepat tergantung pada beberapa faktor seperti berat dan tinggi pintu, jenis materi, dan fungsi pintu itu sendiri. Aturan dasarnya adalah pintu yang lebih tinggi atau berat memerlukan lebih banyak engsel untuk menunjang stabilitas dan fungsi yang baik.

Q: Apa itu engsel tali?

A: Engsel tali memiliki dua tali logam panjang yang terbuat dari baja, kuningan, atau perunggu yang dihubungkan oleh knuckle dan pin sentral. Jenis engsel ini sering digunakan untuk aplikasi utilitas, seperti pintu di gudang dan garasi.

Q: Apa kegunaan engsel gaya Eropa?

A: Engsel gaya Eropa, juga dikenal sebagai engsel tersembunyi, biasanya digunakan pada perabotan kontemporer. Keuntungannya adalah memberi tampilan yang bersih dan ramping karena engselnya tersembunyi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *